Mesranya... Potong Tumpeng Peringatan Hari Ibu, Fachrori Lahap Suapan dari Istri Tercinta  



Kamis, 20 Desember 2018 - 11:48:39 WIB



Foto Ady Humas Pemprov Jambi
Foto Ady Humas Pemprov Jambi

JAMBERITA.COM - Peringatan hari ibu ke-90 tahun yang dihadiri ratusan wanita hebat di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi serta tamu undangan berlangsung meriah, Kamis (20/12/2018).

Menariknya, dalam sesi potong tumpeng peringatan hari ibu , Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar mendapat suapan spesial dari istri tercinta yakni, Rahima Fachrori.

Dimana sebelumnya, Fachrori mengatakan, bahwa peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan.

Melalui kongres perempuan pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

"Hakikat peringatan hari Ibu setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia," paparnya.

Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah ini, kata Facrori peringatan hari Ibu ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional bukan hari libur. Peringatan hari Ibu juga diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

"Peringatan Hari Ibu juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup pemenuhan hak dan kemajuan perempuan, di lain sisi juga memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya saat ini," jelasnya.

Bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan Agent of Change. Fachrori Umar mengatakan perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki.

"Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas peran dan tanggung jawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya.

"Perempuan dan laki-laki keduanya adalah rekan sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi